Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Kutai Kartanegara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program pembangunan Rumah Layak Huni yang menyasar warga kurang mampu.
Melalui kolaborasi antara Polres Kutai Kartanegara, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kukar, dan Pemerintah Kabupaten Kukar, sebanyak delapan unit rumah berhasil direnovasi dan diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, M. Shafik Avicenna, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan warga.
“Hari ini kami bersama Polres Kukar telah menyelesaikan delapan unit program Rumah Layak Huni BAZNAS. Program ini merupakan inisiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Bapak Bupati,” ujar Shafik usai peresmian salah satu rumah penerima manfaat di Gang Bubuhan Blok C, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, seluruh proses pembangunan dan renovasi rumah tersebut diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu bulan. Untuk merealisasikan program itu, BAZNAS Kukar mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp270 juta.
“Alhamdulillah selama satu bulan penuh seluruh pekerjaan dapat kami selesaikan. Total ada delapan rumah dengan anggaran sekitar Rp270 juta,” katanya.
Shafik menjelaskan sumber pendanaan program berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kutai Kartanegara yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Selain itu, dukungan juga datang dari pegawai Bank Kaltimtara yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS sehingga turut membantu pembiayaan pembangunan tiga unit rumah lainnya.
“Program ini sepenuhnya berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kukar. Tiga unit rumah di antaranya juga berasal dari zakat dan sedekah pegawai Bank Kaltimtara,” jelasnya.
Delapan rumah tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni lima unit berada di Kecamatan Tenggarong, satu unit di Kecamatan Tenggarong Seberang, serta dua unit lainnya berada di Kecamatan Loa Kulu.
Tidak hanya melakukan renovasi, BAZNAS Kukar juga membangun satu unit rumah baru dari nol yang berlokasi di Desa Rempanga. Rumah tersebut dibangun dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp84 juta hingga Rp85 juta.
“Ada satu rumah yang kami bangun dari awal di Desa Rempanga dengan anggaran kurang lebih Rp84 sampai Rp85 juta,” ungkap Shafik.
Ia berharap program rumah layak huni tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan melalui sinergi bersama berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga, maupun sektor swasta.
“Mudah-mudahan kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya sekaligus mendukung terwujudnya visi Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


