Distriknews.co, KENOHAN – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Belayan, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, berakhir duka. Korban bernama Anhar (51) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 13.30 Wita.
Korban ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal perahu yang ditumpanginya karam. Penemuan tersebut dilakukan oleh warga yang lebih dahulu melakukan pencarian sebelum tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara tiba di lokasi.
Berdasarkan laporan Pos Sektor Kecamatan Kota Bangun, peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.00 Wita. Saat itu korban sedang mencari ikan menggunakan perahu bersama dua rekannya di Sungai Belayan.
Di tengah aktivitas mencari ikan, perahu yang mereka gunakan diduga mengalami kebocoran hingga akhirnya karam. Ketiga penumpang sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menuju tepian sungai.
Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, dua rekan korban berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang sedang melintas dan mencari ikan di sekitar lokasi. Sementara itu, Anhar dinyatakan hilang hingga akhirnya dilakukan pencarian oleh masyarakat bersama aparat terkait.
Mendapat laporan dari Polsek Kenohan, Pos Damkar Sektor Kecamatan Kota Bangun mengerahkan lima personel menuju lokasi menggunakan satu unit mobil operasional, rubber boat, dan mesin speed. Tim juga membawa perlengkapan keselamatan berupa pelampung (life jacket), helm, serta peralatan pendukung lainnya.
Dalam operasi tersebut, unsur gabungan yang terlibat terdiri atas TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Pramuka Peduli, Pemerintah Desa Tuana Tuha, Pemerintah Kecamatan Kenohan, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi.
Setibanya di lokasi, petugas memperoleh informasi bahwa korban telah ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Tim kemudian bersiaga di tepian sungai untuk membantu proses evakuasi jenazah menuju daratan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas tetap berada di lokasi untuk membantu hingga seluruh rangkaian penanganan, termasuk menunggu proses pemandian jenazah, selesai dilaksanakan. Selanjutnya, personel kembali ke Pos Damkar Sektor Kecamatan Kota Bangun setelah seluruh tugas kemanusiaan dinyatakan tuntas.
Reporter: Muhammad Zailany


