Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Kalimantan Timur dalam program Desa Berkinerja Baik terhadap Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting.
Atas capaian tersebut, Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kukar, berhak mewakili Kalimantan Timur dalam lomba tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dalam mendukung program percepatan pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa.
“Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Kutai Kartanegara berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Kalimantan Timur dalam program desa berkinerja baik terhadap percepatan dan penurunan stunting,” kata Arianto, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut mengantarkan Desa Kahala untuk melanjutkan penilaian pada tingkat nasional. Desa tersebut akan membawa nama Kabupaten Kukar sekaligus Provinsi Kalimantan Timur dalam kompetisi tersebut.
“Dengan capaian tersebut, Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, berhak mewakili Kalimantan Timur dalam lomba tingkat nasional,” ujarnya.
Arianto menjelaskan, tahapan penilaian tingkat nasional telah mulai dilakukan. Tim pusat telah melaksanakan penilaian terhadap Desa Kahala melalui sejumlah tahapan.
“Kemarin sudah dilakukan penilaian, verifikasi dokumen, dan wawancara oleh tim pusat,” jelasnya.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian untuk melihat kinerja desa dalam mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Penilaian dilakukan melalui pemeriksaan dokumen serta wawancara dengan pihak terkait.
Arianto berharap Desa Kahala dapat memberikan hasil terbaik dalam penilaian tingkat nasional. Ia juga menyampaikan harapan agar capaian tersebut menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kukar untuk terus meningkatkan kinerja dalam pencegahan dan penurunan stunting.
“Mudah-mudahan Desa Kahala bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


