280 Pembalap Ramaikan Kejurprov Roadrace Kaltim di Kukar, Bupati Aulia Dorong Lahirnya Atlet dan Pertumbuhan Ekonomi

redaksi

Distriknews.co, TENGGARONG SEBERANG – Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menjadi pusat perhatian pecinta otomotif setelah dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Roadrace Kalimantan Timur Putaran IV Piala Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2026. Ajang balap motor yang berlangsung di Sirkuit Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Minggu (7/6/2026), secara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.

Kompetisi tersebut diikuti sekitar 280 pembalap dari berbagai daerah. Selain peserta dari sembilan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, kejuaraan ini juga diikuti pembalap dari Kalimantan Selatan hingga Jawa Timur. Kehadiran para peserta dan tim pendukung menjadikan ajang ini tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Timur, IMI Kutai Kartanegara, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada IMI Kalimantan Timur, IMI Kukar, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan Kejurprov Roadrace Putaran IV ini,” ujarnya.

Menurut Aulia, penyelenggaraan event olahraga otomotif memiliki dampak yang luas. Selain menjadi wadah pembinaan atlet, kegiatan tersebut juga mampu mendorong sektor ekonomi, pariwisata, hingga promosi daerah.

“Kami meyakini bahwa penyelenggaraan event seperti ini memberikan dampak yang positif tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga bagi sektor ekonomi masyarakat, UMKM, pariwisata, dan promosi daerah,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat menjadi sarana penyaluran minat dan bakat generasi muda di bidang otomotif. Bahkan, Aulia berharap Kukar dapat kembali dipercaya menjadi tuan rumah event otomotif dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

Tak hanya itu, Aulia juga mengusulkan agar digelar kembali kejuaraan road race pada Agustus mendatang dengan konsep yang lebih meriah dan berkesinambungan. Menurutnya, keberadaan fasilitas sirkuit harus dimanfaatkan secara optimal sehingga para pembalap tidak lagi menggunakan jalan umum sebagai tempat latihan.

“Kami ingin fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah dimanfaatkan dengan baik. Aktivitas latihan balap jangan lagi dilakukan di jalan raya karena aspek keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kepada para pembalap asal Kutai Kartanegara, Aulia berpesan agar menjadikan kejuaraan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

“Khusus atlet Kukar, saya berharap kalian mampu menjadikan event ini sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur kesiapan menghadapi ajang-ajang yang lebih besar ke depan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurprov Roadrace Putaran IV Piala Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Ades Carita Buana, mengungkapkan bahwa dampak ekonomi yang ditimbulkan dari penyelenggaraan event tersebut cukup besar. Berdasarkan survei IMI Pusat, perputaran ekonomi selama pelaksanaan kejuaraan diperkirakan mencapai Rp1 miliar hingga Rp3 miliar.

“Kami berharap dalam setiap penyelenggaraan event, para pelaku UMKM tidak dipungut biaya sehingga mereka dapat merasakan manfaat ekonomi secara maksimal,” ujarnya.

Adji juga menyampaikan harapan besar masyarakat otomotif agar Kutai Kartanegara memiliki sirkuit balap permanen yang representatif. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya akan menunjang prestasi atlet, tetapi juga memberikan efek berganda bagi sektor pariwisata, perdagangan, jasa, dan perkembangan komunitas otomotif di daerah.

“Di masa kepemimpinan Bapak Dr. Aulia Rahman Basri, kami berharap Kutai Kartanegara memiliki sirkuit balap permanen. Kehadiran fasilitas tersebut akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat serta menjadikan Tenggarong sebagai pusat aktivitas komunitas otomotif di Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Melalui Kejurprov Roadrace Putaran IV Piala Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2026, Kutai Kartanegara tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga otomotif, tetapi juga memperkuat perannya sebagai daerah yang mampu memadukan prestasi olahraga dengan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?