Pemkab Kukar Dorong Penambahan Dokter Subspesialis di RSUD A.M. Parikesit

redaksi

Distriknews.co Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat sektor kesehatan sebagai bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah yang kini menjadi perhatian adalah mendorong penambahan tenaga dokter subspesialis di RSUD A.M. Parikesit Tenggarong agar layanan kesehatan masyarakat semakin lengkap dan optimal.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga pada ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya tenaga medis dengan keahlian khusus.

Menurutnya, upaya tersebut juga tidak terlepas dari kolaborasi yang telah lama terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kukar dengan Universitas Hasanuddin. Kerja sama tersebut selama ini membantu daerah dalam pemenuhan kebutuhan dokter spesialis.

“Sebenarnya kerja sama dengan Unhas sudah berlangsung lama, khususnya sejak awal operasional rumah sakit di Kota Bangun. Kami dibantu pengiriman dokter spesialis dari Unhas,” ujar Aulia saat menyampaikan keterangan, Rabu (4/3/2026).

Saat ini, rumah sakit rujukan utama di Kukar, RSUD A.M. Parikesit, tercatat telah memiliki 59 dokter spesialis dari berbagai bidang yang melayani masyarakat Kutai Kartanegara maupun wilayah sekitarnya. Keberadaan para dokter tersebut dinilai sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan di daerah.

Meski demikian, pemerintah daerah menilai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi medis dan peningkatan fasilitas kesehatan. Karena itu, kehadiran dokter subspesialis dinilai menjadi kebutuhan penting untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Ke depan, kami ingin menghadirkan subspesialis. Peralatan medis yang dimiliki rumah sakit sudah cukup canggih, sehingga penguatan sumber daya manusia menjadi langkah berikutnya,” jelasnya.

Aulia menambahkan bahwa ketersediaan peralatan medis modern harus diimbangi dengan kemampuan tenaga medis yang mumpuni agar pelayanan kesehatan dapat berjalan secara maksimal.

“Kalau alatnya sudah bagus, maka SDM-nya juga harus kita kuatkan supaya pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” tegasnya.

Dengan hadirnya dokter subspesialis di masa mendatang, pemerintah daerah berharap semakin banyak kasus medis yang dapat ditangani langsung di Kukar tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit di luar daerah. Hal ini tidak hanya akan mempercepat penanganan pasien, tetapi juga mengurangi beban biaya dan perjalanan bagi masyarakat.

“Harapan kami, layanan kesehatan di Kukar semakin lengkap dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik di daerah sendiri,” pungkasnya. (Zy)

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?