Mendorong UMKM Perempuan Kukar Mendunia Lewat Sertifikasi Halal

redaksi

Foto: DP3A Kukar Sosialisasikan Sertifikasi Halal untuk UMKM Perempuan di Loa Janan

Distriknews.co, TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengambil langkah nyata untuk memperkuat peran perempuan dalam sektor ekonomi, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu langkah strategis terbaru adalah penyelenggaraan program sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal, yang dilaksanakan pada Senin (22/7/2024) di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan.

Program ini dirancang untuk memberikan keuntungan kompetitif bagi pelaku usaha perempuan dengan membantu mereka memenuhi standar sertifikasi halal. Dalam konteks ekonomi yang semakin kompetitif, sertifikasi halal telah menjadi syarat penting untuk bisa bersaing di pasar, tidak hanya domestik, tetapi juga internasional.

Chalimatus Sa’diah, Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di DP3A Kukar, menekankan bahwa sertifikasi halal memberikan lebih dari sekadar kepastian kualitas produk, ini juga tentang membangun kepercayaan konsumen.

“Sertifikasi halal bukan sekadar formalitas, tapi merupakan jaminan kualitas yang membuat produk lebih diminati oleh pasar. Dengan ini, para pelaku usaha UMKM akan lebih mudah memperluas pasar mereka,” jelasnya.

Lebih jauh, program ini tidak hanya mencakup pembekalan teori. Peserta diberikan bimbingan langsung terkait teknis dan praktik untuk memenuhi syarat sertifikasi halal, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengolahan produk yang sesuai dengan standar. Selain itu, mereka juga mendapat informasi tentang peluang dan tantangan pemasaran produk halal di era modern, di mana tren halal menjadi salah satu pendorong utama konsumsi di kalangan masyarakat luas.

Salah satu aspek menarik dari program ini adalah pendekatannya yang inklusif. Tidak hanya menyasar mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia usaha, tapi juga perempuan yang baru merintis bisnis mereka. Para peserta diberi pengetahuan praktis yang langsung bisa diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Bagi pelaku usaha pemula, seperti yang diungkapkan oleh Siti Aminah, seorang pengusaha olahan makanan dari Desa Tani Bhakti, program ini sangat bermanfaat.

“Saya merasa lebih siap dan percaya diri setelah mengikuti pendampingan ini. Sertifikasi halal bukan hanya soal mendapatkan pengakuan, tapi juga tentang bagaimana produk kami bisa lebih dipercaya oleh konsumen,” katanya.

Melalui kegiatan ini, DP3A Kukar juga secara langsung mendorong peningkatan kualitas UMKM lokal sehingga bisa menjadi lebih kompetitif. Selain itu, program ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kutai Kartanegara, khususnya melalui pemberdayaan perempuan.

Oleh karena hal itu, program seperti sertifikasi halal ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing produk UMKM, tetapi juga menciptakan efek domino pada perekonomian daerah. Dengan semakin banyaknya produk lokal yang memenuhi standar internasional, Kutai Kartanegara bisa menjadi salah satu pusat ekonomi lokal yang kuat dan berdaya saing tinggi.

Program ini menjadi salah satu bukti komitmen DP3A Kukar dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, di mana perempuan memegang peran penting sebagai penggerak utama. Dengan sertifikasi halal sebagai salah satu pilar, DP3A berharap para perempuan pelaku usaha di Kukar dapat lebih berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Penulis : Reihan Noor

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?