Langkah Melindungi Korban: Berani Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual!

redaksi

Foto: Kepala UPTD P2TP2A Kukar, Farida.

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Kepala UPTD P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kutai Kartanegara, Farida, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya pelaporan kasus kekerasan seksual.

Pada Senin (19/8/2024), Farida menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk ke UPTD P2TP2A tidak hanya sekadar laporan biasa, melainkan secercah harapan bagi para korban untuk mendapatkan keadilan dan pemulihan.

Atas dasar itu, ia pun mengajak masyarakat untuk merenungi peran penting UPTD P2TP2A dalam melawan kekerasan seksual. Caranya, dengan berani melaporkan kasus-kasus tersebut.

“Dengan melapor, kita memberikan mereka (para korban) kesempatan untuk mendapat pertolongan, baik dalam bentuk perlindungan, pendampingan psikologis, maupun dukungan hukum,” katanya.

Melaporkan tindakan kekerasan seksual tentu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng. Bagi para korban, laporan ini bisa menjadi titik balik yang membantu mereka keluar dari situasi traumatis dan mendapatkan keadilan yang layak.

Masyarakat pun diingatkan Farida, untuk tidak memandang remeh tindakan melaporkan kasus-kasus kekerasan seksual, karena bagi korban, ini adalah langkah pertama menuju pemulihan.

“Mereka membutuhkan kita untuk menjadi suara mereka, karena banyak dari mereka merasa tidak berdaya saat menghadapi situasi yang sangat sulit,” lanjutnya.

Ia mengakui bahwa memang banyak korban kekerasan seksual merasa takut atau malu untuk melapor, sehingga masyarakat perlu mengambil inisiatif untuk membantu mereka. Dengan adanya dukungan dari masyarakat, korban bakal lebih berani dan percaya bahwa mereka tidak sendirian.

“Kami harap semua pihak bisa bekerja sama memberikan perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan, sehingga korban bisa pulih dan melanjutkan kehidupannya dengan lebih baik,” paparnya.

Jika melihat atau mendengar ada kasus yang berkaitan kekerasan seksual, ia meminta agar masyarakat tidak berdiam diri. Sebab setiap dukungan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka (koran kekerasan seksual),” pungkasnya.

Menutup pernyataannya, Farida berharap agar semua elemen masyarakat, mulai dari individu hingga lembaga pemerintah, dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman. Kolaborasi ini adalah kunci untuk melindungi korban dan mencegah kekerasan seksual di masa depan.

“Kami tidak bisa melakukannya sendiri. Kami butuh dukungan semua elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Saya yakin, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi semua pihak,” tutupnya.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?