Bangga! Desa Sumber Sari Jadi Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak di Kukar

redaksi

Foto : Penandatanganan dalam peresmian Desa Sumber Sari menjadi Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak di Kukar.

Distriknews.co, TENGGARONG – Desa Sumber Sari di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini resmi menyandang status sebagai Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak (DRPPA), menandai langkah signifikan dalam upaya menciptakan desa yang inklusif dan ramah terhadap hak-hak perempuan serta anak-anak.

Pencapaian ini disambut dengan rasa bangga oleh Forum Anak Kukar, yang melihatnya sebagai tonggak penting dalam mempromosikan kesetaraan gender di wilayah pedesaan.

Revan Oktaviano Wijaya, perwakilan dari Forum Anak, mengungkapkan bahwa penetapan Desa Sumber Sari sebagai DRPPA merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat desa.

“Kami sangat senang dengan ditetapkannya Desa Sumber Sari sebagai kawasan Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak. Ini adalah tonggak sejarah baru bagi Desa Sumber Sari,” ujarnya, pada Rabu (28/8/2024).

Menurut Revan, langkah ini diharapkan dapat mendorong implementasi kesetaraan gender di desa, memastikan bahwa semua warga, terutama perempuan dan anak-anak, dapat hidup dalam lingkungan yang aman, adil, dan sejahtera.

“Kami berharap, dengan penetapan ini, desa kita dapat menerapkan kesetaraan gender dengan lebih baik, sehingga semua warga, terutama perempuan dan anak-anak, dapat hidup dalam lingkungan yang aman, adil, dan sejahtera,” lanjutnya.

Penetapan Desa Sumber Sari sebagai DRPPA juga dipandang sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk menciptakan desa-desa yang menjunjung tinggi hak-hak perempuan dan anak.

Revan menyatakan bahwa Forum Anak berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kukar untuk mengambil langkah serupa dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif.

Dengan status sebagai DRPPA, Desa Sumber Sari diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Kecamatan Loa Kulu dan sekitarnya. Model ini akan menonjolkan bagaimana sebuah desa dapat memberikan perhatian penuh pada perlindungan hak-hak perempuan dan anak, serta mendukung kesejahteraan seluruh warganya melalui pembangunan yang inklusif.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat peran desa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, yang berpusat pada kesejahteraan semua lapisan masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak. (*)

Penulis : Dion

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?