Distriknews.co Sanga-Sanga – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, secara resmi melepas peserta Napak Tilas dan Pesta Rakyat Merah Putih dalam rangka Peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga ke-79 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Monumen Merah Putih, Kelurahan Sangasanga Muara, Kecamatan Sangasanga, Senin (26/1/2026) siang.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pengangkatan bendera start secara bergantian. Pengangkatan bendera diawali oleh Sekda Kukar Sunggono, dilanjutkan Komandan Kodim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman, Camat Sangasanga Dachriansyah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sangasanga lainnya.
Dalam sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri yang dibacakan oleh Sekda Kukar, disampaikan bahwa peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan momentum penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan, khususnya para pemuda yang tergabung dalam Barisan Pembela Rakyat Indonesia (BPRI) di Sangasanga.
“Momentum ini adalah pengingat agar kita tetap setia merawat api semangat perjuangan para pahlawan. Hari ini kita kembali mengenang betapa gigihnya pengorbanan para kusuma bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” ujar Sunggono membacakan sambutan bupati.
Ia menegaskan, semangat patriotisme para pejuang harus menjadi teladan abadi bagi generasi penerus. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan demi meneruskan cita-cita perjuangan dalam konteks kehidupan masa kini.
Salah satu bentuk nyata dalam meresapi nilai-nilai tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui kegiatan Napak Tilas. Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat pantang menyerah yang pernah dikobarkan para pejuang saat mempertahankan Sangasanga Muara dari penjajah.
Selain sebagai refleksi sejarah, Napak Tilas dan Pesta Rakyat Merah Putih juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan. Peringatan ke-79 tahun peristiwa bersejarah ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum membangun kesadaran kolektif akan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.
Bupati Kukar juga menekankan bahwa esensi perjuangan masa kini telah bertransformasi. Perjuangan tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui peran aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Masyarakat Kukar diharapkan menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar penonton, dengan memaksimalkan potensi daerah demi kemajuan bersama.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Kukar terus mengakselerasi Program Kukar Idaman Terbaik. Program ini diarahkan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang Transparan, Efisien, Responsif, Bersih, Akuntabel, dan Inklusif (TERBAIK), guna menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan.
“Dengan prinsip-prinsip tersebut, kita optimistis mampu menciptakan birokrasi yang melayani dengan hati dan menjadikan Kukar sebagai daerah yang maju serta membanggakan,” pungkasnya.
Usai melepas peserta Napak Tilas, Sekda Kukar bersama Forkopimda Kukar dan Forkopimcam Sangasanga turut meninjau lokasi Pesta Rakyat Merah Putih yang juga digelar di kawasan Monumen Merah Putih Sangasanga, disambut antusias oleh masyarakat setempat.



