Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Situasi geopolitik dunia yang terus berkembang menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk jajaran TNI di daerah. Konflik yang terjadi di sejumlah negara dinilai memberikan pelajaran penting mengenai arti persatuan dan stabilitas nasional bagi keberlangsungan sebuah bangsa.
Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Letkol Arm Benny Budiman, saat menggelar kegiatan coffee morning bersama awak media di Markas Kodim 0906/Kukar, Kamis (2/7/2026).
Dalam suasana santai namun penuh diskusi, Benny mengajak masyarakat untuk semakin memperkuat rasa cinta tanah air dan menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi yang berkembang melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima informasi serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa dan merusak keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Kita harus belajar dari negara-negara yang hancur karena rakyatnya terpecah belah. Jangan sampai hal seperti itu terjadi di Indonesia. Persatuan adalah kekuatan utama bangsa ini,” ujarnya.
Benny mencontohkan sejumlah negara yang mengalami konflik berkepanjangan akibat perpecahan internal yang tidak mampu dikelola dengan baik. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh berbagai kepentingan hingga berujung pada instabilitas dan kehancuran negara.
Selain membahas kondisi geopolitik dunia, ia juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu pilar pertahanan negara di tengah situasi global yang tidak menentu.
Menurutnya, kemampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan bangsa dan mengurangi ketergantungan terhadap negara lain.
“Pertahanan negara bukan hanya berbicara tentang kekuatan militer, tetapi juga tentang kemampuan menjaga ketahanan pangan, energi, serta stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia menilai program ketahanan pangan yang saat ini dijalankan pemerintah menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan sulit diprediksi.
Benny juga menyinggung posisi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki sumber daya alam melimpah dan letak geografis yang strategis. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan potensi besar yang harus dijaga bersama, namun sekaligus menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah.
“Dengan kondisi Indonesia yang terdiri dari kepulauan, ini merupakan kekayaan sekaligus memiliki ancaman yang luar biasa,” tegasnya.
Melalui kegiatan coffee morning tersebut, Dandim berharap hubungan baik antara TNI dan media dapat terus terjalin dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Reporter: Muhammad Zailany


