Bupati Kukar Kunjungi Korban Kebakaran Gang 9, Serahkan Bantuan Logistik

redaksi

Distriknews.co, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman padat di Gang 9, Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (10/8/2026) sore.

Kunjungan tersebut dilakukan dua hari setelah kebakaran hebat melanda kawasan tersebut pada Sabtu (8/8/2026). Musibah itu menghanguskan empat rumah dan menyebabkan tiga bangunan lainnya terdampak.

Aulia Rahman Basri datang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kukar dan sejumlah dinas terkait. Kedatangannya disambut Lurah Timbau Muhammad Furqan serta Ketua RT setempat sebelum kemudian bertemu langsung dengan warga yang terdampak.

Suasana haru terlihat saat Bupati menyambangi para korban yang masih berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Aulia juga menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan mereka pascakejadian.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar, saya turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga musibah ini menjadi ujian dan diberikan ketabahan bagi kita semua,” ujar Aulia saat memberikan sambutan di tenda pengungsian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar kepada perwakilan warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan setelah kebakaran.

Adapun bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, beras, matras, serta perlengkapan dapur darurat. Bantuan tersebut bersumber dari cadangan pangan pemerintah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.

Aulia memastikan pemerintah daerah terus melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan. Pemerintah juga akan melihat kondisi di lapangan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

“Saya ingin memastikan warga yang terdampak benar-benar terdata dengan baik, sehingga kebutuhan mereka bisa ditangani sesuai kondisi di lapangan,” kata Aulia.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah korban menyampaikan kondisi mereka setelah kehilangan tempat tinggal. Bupati pun meminta jajaran pemerintah daerah dan perangkat wilayah untuk terus mendampingi masyarakat selama proses pemulihan.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu lalu diketahui melanda kawasan permukiman yang cukup padat. Kondisi bangunan yang sebagian didominasi material kayu serta tiupan angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

Selain faktor bangunan, kondisi musim kemarau dengan cuaca kering juga menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran di wilayah tersebut. Akses menuju titik api yang cukup sempit turut menjadi tantangan bagi petugas pemadam saat melakukan proses pemadaman.

Pemerintah Kabupaten Kukar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau. Warga juga diminta memperhatikan kondisi instalasi listrik dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Melalui kunjungan tersebut, Pemkab Kukar memastikan penanganan terhadap warga terdampak tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pendampingan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi bagian dari upaya pemulihan pascakebakaran.

Reporter: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?