Kebakaran hebat di permukiman padat Kapuk Muara, Penjaringan, berhasil dipadamkan pada Sabtu malam setelah 11 jam. Seiring api padam, warga langsung membangun tenda darurat di lokasi puing-puing mereka sebagai tempat tinggal sementara .
Mereka memilih menempati tenda tersebut karena tak semua dapat diungsikan dengan aman. Puluhan warga memanfaatkan terpal dan spanduk sebagai atap serta alas. Sebagian lainnya bahkan mendirikan lantai kayu di atas pondasi beton yang masih kokoh .
Kondisi lokasi menunjukkan sisa kebakaran meluas hingga 3 hektare. Meski tidak menyebabkan korban jiwa, kerusakan bangunan dan bau puing menyengat masih terasa di lokasi .
Warga juga bergotong royong membangun kerangka bangunan kembali, saling membantu mendirikan rangka kayu di antara reruntuhan. Sementara itu, musala setempat menggunakan sebagian puing sebagai tempat darurat ibadah dan pengungsian sementara .
Pemerintah setempat diharapkan segera menyiapkan fasilitas pengungsian, bantuan logistik, dan dukungan medis agar warga bisa kembali pulih dari trauma sekaligus memulai proses penataan wilayah terdampak.
Penulis: FebriaDV


