Distriknews.co, TABANG – Seorang pria berinisial M (43) yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (6/9/2026).
Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam operasi pencarian yang memasuki hari kedua. Jasad korban ditemukan mengambang di sungai dengan jarak sekitar 16,9 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA. Lokasi penemuan berada di arah hilir dari titik kejadian.
“Pada operasi pencarian yang memasuki hari kedua ini, jasad korban sudah ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA dengan jarak kurang lebih 16,9 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) menuju arah hilir,” ujar Aries.
Sebelum kejadian, korban yang bekerja sebagai operator genset di salah satu perusahaan di kawasan tersebut sedang memperbaiki pipa alkon bersama tiga orang rekannya di Sungai Belayan.
Setelah pekerjaan memperbaiki pipa alkon selesai, korban kemudian berenang untuk menyeberangi Sungai Belayan. Namun, ketika berada di tengah sungai, korban tiba-tiba berteriak meminta pertolongan kepada ketiga rekannya.
Korban diduga mengalami kelelahan atau kram pada bagian kaki saat berenang. Mendengar teriakan tersebut, salah seorang rekan korban berupaya memberikan pertolongan dengan menarik korban menuju ke tepi sungai.
Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Rekan korban juga disebut hampir ikut terseret arus sehingga genggamannya terlepas. Korban kemudian kembali terseret arus Sungai Belayan hingga akhirnya dinyatakan hilang.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Belayan dari lokasi awal kejadian hingga ke arah hilir. Setelah pencarian dilakukan selama dua hari, jasad korban akhirnya ditemukan pada Minggu pagi.
Setelah berhasil ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Puskesmas Ritan Baru, Kecamatan Tabang, untuk penanganan lebih lanjut.
Aries mengatakan dengan ditemukannya korban, operasi pencarian orang hilang di Perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, resmi dihentikan.
“Dengan ditemukannya korban, kini operasi pencarian orang hilang di Sungai Belayan, tepatnya di Desa Long Lalang dinyatakan ditutup,” tandasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


