Distriknews.co, TENGGARONG – Panitia penyelenggara Erau 2026 terus mematangkan persiapan pelaksanaan festival budaya tahunan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Tahun ini, sebanyak empat lokasi disiapkan sebagai venue utama untuk menggelar berbagai rangkaian kegiatan Erau 2026. Masing-masing lokasi memiliki fungsi berbeda, mulai dari seremoni utama hingga prosesi sakral dan pertunjukan seni budaya.
Juru Bicara Sultan Kutai Kartanegara, Pangeran Notonegoro Heriansyah, mengatakan persiapan di empat venue tersebut terus dilakukan menjelang pelaksanaan Erau.
“Persiapan Erau terus kita matangkan, terutama kita ada empat venue nanti yang akan kita siapkan,” kata Heriansyah.
Ia menjelaskan, stadion akan menjadi lokasi pelaksanaan seremoni utama Erau 2026. Sementara rangkaian kegiatan yang bersifat sakral dipusatkan di Keraton Kutai Kartanegara atau Museum Mulawarman.
Kemudian, pentas seni dan budaya akan digelar di depan Kedaton. Lokasi tersebut tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga ruang bagi komunitas budaya untuk menampilkan berbagai kesenian dan kebudayaan.
“Sekaligus itu juga menjadi ikon kita, menjadi identitas kita. Bahwa sudah selama 74 tahun Ayahanda Sultan kemarin sudah ditetapkan sebagai wilayah budaya. Oleh karena itu, itu harus kita isi dengan seni budaya,” ujarnya.
Venue keempat berada di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana. Lokasi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Erau 2026.
Menurut Heriansyah, persiapan di kawasan Keraton Kutai Kartanegara saat ini sudah hampir rampung. Berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan prosesi sakral telah disiapkan oleh panitia.
“Kalau di Keraton itu sudah siap. Sudah disiapkan tangga naganya, kemudian naganya sudah ada, seraput beliannya sudah ada, kemudian pentas di depan Keraton juga sudah disiapkan,” jelasnya.
Dengan waktu yang tersisa sekitar 10 hari menjelang pembukaan, panitia kini berfokus pada penyelesaian akhir atau finishing di sejumlah venue.
Heriansyah mengatakan seluruh persiapan dilakukan secara intensif untuk memastikan pelaksanaan Erau 2026 berjalan sesuai rencana. Persiapan tidak hanya mencakup seremoni utama, tetapi juga berbagai kegiatan pendukung yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
“Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada ini tinggal finishing saja lagi yang nanti akan kita selesaikan,” katanya.
Ia menambahkan, panitia terus melakukan persiapan secara maraton dengan melibatkan berbagai pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan.
“Insya Allah persiapannya terus ini, maraton kita lakukan, yaitu persiapan acara seremonial maupun acara lainnya,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


