Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Sekitar 400 Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi III DPRD Kukar yang mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pemeliharaan.
Anggota Komisi III DPRD Kukar, Hery Asdar, mengatakan persoalan itu disampaikan pihak Kecamatan Anggana dan sejumlah perwakilan desa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Menurutnya, lampu yang sudah terpasang tetapi mati perlu segera didata agar penanganannya dapat direncanakan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
“Kalau untuk yang diperbaiki itu sekitar ada 400-an yang sudah terpasang, tapi posisi mati,” ujarnya.
Hery menyebut Dinas Perhubungan (Dishub) telah memiliki anggaran pemeliharaan LPJU. Namun, jumlah kebutuhan biaya untuk memperbaiki ratusan lampu tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.
Penentuan titik perbaikan juga akan dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan Dishub. Hasil pemeriksaan lapangan nantinya menjadi bahan bagi DPRD dalam membahas kebutuhan anggaran pemeliharaan.
Selain perbaikan, Hery memastikan pengadaan LPJU baru tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Setiap tahun, menurutnya, anggaran untuk pemasangan lampu jalan baru tetap diupayakan, meski jumlah titik yang akan dibangun pada tahun mendatang masih dalam pembahasan.
Ia juga menyoroti perlunya mengembalikan manfaat pajak penerangan jalan kepada masyarakat melalui penyediaan fasilitas publik. Menurutnya, penerimaan pajak dari penggunaan listrik perlu turut dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan, termasuk penerangan jalan.
“Selama ini dari PLN, dari masyarakat ini kan ada pajak 10 persen masuk ke Pemda. Nah, itu harus kita kembalikan ke masyarakat lagi. Dalam hal ini untuk fasilitas pembangunan, contohnya salah satunya ya PJU,” jelasnya.
Hery menegaskan DPRD mendukung upaya pemeliharaan dan pemasangan LPJU karena penerangan jalan merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat. Perhatian tersebut, kata dia, penting terutama bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir.
“Kami sekarang mendukung karena ini kebutuhan dasar. Kebutuhan dasar, seperti air, listrik, semua kebutuhan dasar untuk masyarakat, terutama di wilayah pesisir,” pungkasnya. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Ali Mashar


