Pemprov Restui Rencana MTQH XLVI Kaltim, Kukar Dinyatakan Siap Jadi Tuan Rumah

Muhammad Zailany

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat restu dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur terhadap rencana penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kaltim 2026. Persetujuan tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari jadwal, cabang lomba hingga maskot kegiatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono Kasnu, menyampaikan hal itu setelah pelaksanaan ekspos kesiapan MTQH XLVI di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Selasa (3/11/2026). Ia menyebut hasil pemaparan tersebut menjadi bagian penting dalam pemantapan rencana penyelenggaraan.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah mendapat restu dari pengurus LPTQ Provinsi terkait rencana kegiatan, jadwal, lomba, maskot dan lain-lain yang menjadi bagian penting dari proses pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Sunggono menegaskan Kukar siap menjadi tuan rumah. Berbagai persiapan telah disusun, termasuk mengantisipasi sejumlah risiko yang berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya pengaturan kehadiran penonton, pelibatan anak-anak, serta pengendalian waktu pelaksanaan agar acara tidak berlangsung terlalu larut. Panitia juga akan menyeleksi rangkaian kegiatan agar tetap sesuai kebutuhan dan tidak menampilkan agenda yang dinilai kurang perlu.

Untuk kesiapan arena lomba, pemerintah daerah telah menyiapkan desain pemanfaatan ruang di setiap venue. Penataan teknis dan infrastruktur akan ditangani oleh event organizer (EO) yang direkrut panitia. EO tersebut dipilih dengan mempertimbangkan pengalaman dalam menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi Kaltim.

Dukungan terhadap kesiapan Kukar juga disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. Ia mengapresiasi aspek pelayanan dan penyambutan tamu atau hospitalitas yang telah dipersiapkan pemerintah daerah, termasuk dukungan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang direncanakan menjamu kafilah dalam agenda Pawai Ta’aruf.

Sri berharap seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kaltim dapat merasa nyaman selama mengikuti rangkaian MTQH di Kukar. Salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah jaminan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.

Ia menyampaikan panitia provinsi akan bersurat secara khusus kepada PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik pada waktu pelaksanaan lomba, terutama saat kegiatan berlangsung pada jam kerja dari pagi hingga sore hari.

“Nanti kita akan bersurat secara khusus bahwa jaminan PLN harus memberikan dukungan untuk ini. Nanti dalam rapat teknis panitia kita undang juga PLN,” kata Sri Wahyuni.

Selain kesiapan penyelenggaraan, MTQH XLVI juga dinilai menjadi peluang untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Sunggono mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha perhotelan, rumah makan, penggiat wisata, dan sektor pendukung lainnya.

Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah kafilah dan ofisial yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 1.516 orang. Kehadiran peserta selama rangkaian kegiatan diharapkan turut meningkatkan aktivitas belanja dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta pelaku usaha di Kukar. (Adv)

Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Fachrizal Muliawan

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?