Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Persoalan mahalnya harga pupuk dan obat-obatan pertanian masih menjadi kendala bagi petani dalam mengembangkan usaha tani. Kondisi tersebut turut dirasakan Kelompok Tani Prabu Sejahtera di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Keluhan itu disampaikan Ketua Kelompok Tani Prabu Sejahtera, Misradin, kepada anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Madinah. Ia mengungkapkan, tingginya biaya pengadaan pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya cukup membebani petani, terutama dalam menjaga produktivitas serta keberlangsungan usaha tani.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Madinah berupaya memperjuangkan kebutuhan kelompok tani melalui program pemerintah daerah. Upaya itu membuahkan hasil dengan terealisasinya bantuan sarana produksi pertanian berupa pupuk NPK Pelangi, Primason Ultra, obat-obatan, herbisida, serta sejumlah kebutuhan penunjang lainnya.
Bantuan tersebut difasilitasi melalui Pemerintah Kabupaten Kukar dengan melibatkan Dinas Perkebunan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan produksi sekaligus mengurangi beban biaya operasional dalam mengelola lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Prabu Sejahtera, Misradin, menyambut baik realisasi bantuan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena kebutuhan yang selama ini menjadi kendala kelompoknya akhirnya mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, apa yang kami sampaikan kepada Ibu Madinah akhirnya bisa direalisasikan. Selama ini kami memang terkendala dengan mahalnya harga pupuk dan obat-obatan. Bantuan ini tentu sangat membantu kelompok kami. Terima kasih kepada Ibu Madinah dan pemerintah melalui Dinas Perkebunan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi seluruh anggota kelompok dan bisa membantu meningkatkan hasil pertanian kami,” ungkap Misradin.
Sementara itu, Madinah mengatakan, memperjuangkan aspirasi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, persoalan petani harus mendapat perhatian serius karena keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengelola lahan, tetapi juga ketersediaan sarana produksi yang memadai.
Ia menilai, petani membutuhkan dukungan berkelanjutan, mulai dari kemudahan memperoleh pupuk dan obat-obatan, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi.
“Kalau kita ingin sektor pertanian berkembang, kita harus melihat langsung apa yang menjadi kendala petani. Jangan sampai mereka dituntut meningkatkan hasil produksi, tetapi kebutuhan dasar untuk bertani masih sulit dipenuhi. Aspirasi seperti inilah yang harus kita dengarkan dan upayakan solusinya,” ujar Madinah.
Ia berharap bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh anggota Kelompok Tani Prabu Sejahtera. Selain membantu memenuhi kebutuhan produksi, dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong petani semakin produktif dan memiliki daya saing dalam mengembangkan sektor pertanian.
Madinah menambahkan, penguatan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam arah pembangunan daerah melalui program Kukar Idaman Terbaik. Program tersebut memberikan perhatian terhadap peningkatan produktivitas petani dan nelayan, sekaligus mendukung agenda pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Karena itu, ia mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Kukar melalui perangkat daerah terkait, DPRD, dan masyarakat. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian membutuhkan dukungan bersama agar berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat ditangani secara berkelanjutan.
“Harapan kita, perhatian kepada petani ini tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak kebutuhan yang perlu diperjuangkan, termasuk pupuk, obat-obatan, alsintan, dan pendampingan. Kita ingin petani semakin berdaya, hasil pertaniannya meningkat, dan kesejahteraan mereka juga ikut membaik,” tutup Madinah.
Melalui dukungan sarana produksi dan perhatian terhadap kebutuhan petani, diharapkan sektor pertanian di Desa Prangat Baru terus berkembang. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Ali Mashar


