DPMD Kukar Siapkan Solusi Listrik untuk Permukiman Terpencil

Muhammad Zailany

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengupayakan pemenuhan akses listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil, termasuk permukiman yang lokasinya jauh dari pusat desa. Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi geografis dan kemampuan anggaran daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan sejumlah permukiman masih membutuhkan dukungan akses listrik, di antaranya kawasan Sepatin, Dusun Tanjung Belukan, dan Dusun Mangkubur.

“Pemenuhan listrik ditargetkan menjangkau seluruh wilayah, termasuk titik-titik yang masih berada di kawasan terpencil atau remote area,” ujar Arianto, Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan, tantangan penyediaan listrik di wilayah terpencil salah satunya adalah lokasi permukiman yang terpisah dari desa induk dan berjauhan dari pusat pelayanan. Kondisi tersebut membutuhkan pendekatan berbeda agar kebutuhan listrik masyarakat dapat dipenuhi.

Di Desa Sepatin, pembangunan Pembangkit Listrik Komunal telah rampung 100 persen dari sisi fisik. Meski demikian, kapasitas daya yang tersedia saat ini masih belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Menurut Arianto, peningkatan kapasitas pembangkit akan diupayakan apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan. Dengan penambahan kapasitas tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pasokan listrik yang lebih memadai.

“Ke depan, apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan, kami akan mengupayakan peningkatan kapasitas pembangkit agar masyarakat memperoleh pasokan listrik yang memadai,” jelasnya.

Sementara itu, bagi permukiman yang letaknya terpencar dan tidak memungkinkan dijangkau melalui sistem pembangkit komunal, pemerintah akan mengupayakan penggunaan energi surya melalui skema Solar Home System (SHS).

Sistem tersebut dirancang untuk menyediakan sumber listrik secara individual pada setiap rumah, sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang tinggal jauh dari jaringan maupun fasilitas pembangkit komunal.

Arianto berharap pemenuhan listrik dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan pembiayaan daerah. Dengan begitu, masyarakat di kawasan terpencil juga memiliki kesempatan memperoleh akses energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. (Adv)

Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Jauhari Fadli

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?