Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Program Kredit Kukar Idaman Terbaik mulai dimanfaatkan pelaku usaha sektor perikanan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terutama kalangan pembudidaya ikan. Kecamatan Loa Kulu menjadi salah satu wilayah dengan pemanfaatan pembiayaan yang cukup banyak untuk mendukung pengembangan usaha perikanan.
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kukar terus mendorong pemanfaatan program tersebut melalui sosialisasi kepada nelayan dan pembudidaya ikan. Langkah ini dilakukan agar semakin banyak pelaku usaha mengetahui akses pembiayaan yang disediakan pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan modal usaha.
Kepala Dislutkan Kukar, Muslik, mengatakan program Kredit Kukar Idaman Terbaik telah dimanfaatkan sejumlah pelaku usaha perikanan. Penggunaannya tidak hanya menyasar nelayan, tetapi juga pembudidaya ikan yang membutuhkan dukungan permodalan untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya.
“Sejauh ini, dari program sebelumnya, kita sudah dari nelayan banyak juga yang menerapkan, terutama para pembudidaya ikan kita,” ujar Muslik, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu alternatif pembiayaan bagi masyarakat yang bergerak di sektor perikanan. Selain Kredit Kukar Idaman Terbaik, pelaku usaha juga dapat mengakses sejumlah skema pembiayaan lain, seperti Kredit Usaha Tani (KUT) maupun bantuan pembiayaan dari kementerian.
Muslik menyebut, minat pelaku usaha perikanan terhadap program kredit daerah tersebut cukup menjanjikan. Sejumlah nelayan dan pembudidaya ikan telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan untuk menunjang kebutuhan usaha mereka.
“Jadi nelayan kita maupun pembudidaya kita sudah banyak yang mengakses terkait dengan Kredit Kukar Idaman Terbaik itu,” katanya.
Salah satu wilayah yang menunjukkan pemanfaatan cukup tinggi berada di Kecamatan Loa Kulu. Di kawasan tersebut, pembudidaya ikan menjadi kelompok yang banyak mengakses program pembiayaan untuk mendukung kegiatan usaha perikanan.
“Yang paling banyak ini kawan-kawan di daerah Loa Kulu, para pembudidaya ikan kita, itu yang paling banyak untuk mengakses Kredit Kukar Idaman Terbaik,” ungkapnya.
Meski demikian, Dislutkan Kukar hingga kini belum memiliki data menyeluruh mengenai jumlah pelaku usaha perikanan yang telah mengakses program tersebut maupun total pembiayaan yang tersalurkan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan sosialisasi terus diperkuat agar informasi mengenai program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dalam upaya memperluas jangkauan informasi, Dislutkan mengoptimalkan peran penyuluh perikanan yang bertugas di berbagai wilayah. Para penyuluh diharapkan dapat memberikan penjelasan langsung kepada nelayan dan pembudidaya ikan mengenai keberadaan serta akses terhadap program Kredit Kukar Idaman Terbaik.
Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap pelaku usaha perikanan semakin memahami peluang pembiayaan yang tersedia. Dengan akses modal yang lebih terbuka, nelayan dan pembudidaya ikan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha serta memperkuat produktivitas sektor perikanan di Kukar.
“Secara keseluruhan belum, makanya kita terus sosialisasikan, terutama melalui teman-teman penyuluh kita di lapangan,” pungkas Muslik. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Fachrizal Muliawan


