Puluhan Kader HMI dari Berbagai Daerah Ikuti LK2 dan Senior Course Nasional di Kukar

redaksi

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Latihan Kader II (LK2) Nasional dan Senior Course (SC) yang diikuti puluhan kader dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kaderisasi sekaligus mempererat jaringan antaranggota HMI di tingkat nasional.

Pelaksanaan agenda nasional tersebut menjadi salah satu program besar HMI Cabang Kukar pada tahun 2026. Menjelang pembukaan kegiatan, panitia memastikan seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir dengan berbagai tahapan teknis yang mulai dijalankan.

Ketua Panitia, Muhammad Ibnu Ridho, mengatakan progres persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen. Saat ini para peserta mulai berdatangan dan mengikuti tahapan screening sebagai bagian dari proses awal sebelum memasuki materi pelatihan.

“Untuk persentase persiapan LK2 dan Senior Course ini kurang lebih sudah 80 persen. Hari ini sudah memasuki screening hari pertama, dan teman-teman peserta mulai datang ke lokasi kegiatan,” ujarnya.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 57 kader mengikuti LK2 Nasional, sedangkan Senior Course diikuti oleh 17 peserta. Mereka berasal dari sejumlah cabang HMI di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi hingga daerah lainnya.

Selain kader dari Kutai Kartanegara, peserta juga datang dari Samarinda, Pangkep, Bau-Bau, Toli-Toli, Banjarmasin, Tarakan, Makassar dan sejumlah daerah lain. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai ruang pertemuan kader HMI dari berbagai latar belakang.

“Untuk total peserta LK2 ada 57 orang dan Senior Course ada 17 orang. Pesertanya tidak hanya dari Kukar, tetapi juga ada dari Samarinda, Pangkep, Bau-Bau, Toli-Toli, Banjarmasin, Tarakan, Makassar dan beberapa daerah lainnya,” kata Ibnu.

Menurutnya, pelaksanaan LK2 merupakan amanah konstitusi organisasi yang wajib dilaksanakan oleh setiap cabang. Namun lebih dari itu, kaderisasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai perjuangan HMI serta mencetak kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan intelektualitas.

“Tentu saja teman-teman memenuhi kewajiban daripada konstitusi bahwa cabang itu wajib melaksanakan LK2. Tetapi di sisi lain, LK2 ini bukan hanya formalitas, melainkan bagaimana menjaga api peradaban agar kader-kader yang memiliki semangat berproses di HMI terus bertambah,” ungkapnya.

Ibnu menilai proses kaderisasi menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa maupun daerah. Melalui jenjang LK2 dan Senior Course, para peserta diharapkan mampu memperkuat kemampuan berpikir strategis serta meningkatkan kualitas kepemimpinan.

Selain menjadi forum pembelajaran, HMI Cabang Kukar juga ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum konsolidasi kader tingkat nasional. Hubungan yang terjalin selama kegiatan diharapkan dapat terus berlanjut dan memperkuat jaringan organisasi di masa mendatang.

“Kami berharap Kukar bisa menjadi wadah atau ajang bersilaturahmi para kader seluruh Indonesia. Jadi bukan hanya belajar bersama, tetapi juga memperkuat hubungan antar kader yang nantinya tetap terjaga meskipun kegiatan sudah selesai,” jelasnya.

Tak hanya berfokus pada kaderisasi, panitia juga ingin memperkenalkan kekayaan budaya Kutai Kartanegara kepada para peserta dari luar daerah. Melalui kegiatan tersebut, para kader diharapkan dapat mengenal tradisi dan potensi daerah yang dimiliki Kukar sehingga memberikan dampak positif bagi promosi daerah.

“Harapan besar kami, ketika peserta datang ke Kukar, mereka juga bisa mengenal budaya-budaya yang ada di Kukar. Jadi target kami bukan hanya menjadikan Kukar sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga sebagai wadah konsolidasi dan silaturahmi kader HMI se-Indonesia,” tutup Ibnu.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?