Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program perlengkapan sekolah gratis untuk siswa jenjang SD dan SMP tetap dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekaligus mekanisme penyaluran agar seluruh peserta didik memperoleh haknya tanpa terkendala proses distribusi.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menegaskan program tersebut merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia pendidikan. Menurutnya, tidak boleh ada anak yang tertunda mengikuti proses belajar mengajar hanya karena belum memiliki seragam atau perlengkapan sekolah.
“Kami menginginkan seluruh anak-anak Kutai Kartanegara tidak terkendala bersekolah hanya karena perlengkapan sekolah. Itu yang menjadi komitmen pemerintah daerah,” ujar Aulia, Minggu (19/7/2026).
Untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan, pemerintah menerapkan dua skema selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Skema pertama memperbolehkan siswa menggunakan pakaian yang sopan atau seragam dari sekolah sebelumnya hingga perlengkapan baru tersedia.
Sementara skema kedua memberikan kesempatan kepada orang tua untuk membeli sendiri perlengkapan sekolah terlebih dahulu. Biaya yang telah dikeluarkan nantinya dapat diganti melalui mekanisme reimbursement atau penggantian biaya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau orang tua sudah membeli perlengkapan sekolah, itu bisa menggunakan mekanisme reimbursement atau penggantian biaya melalui sekolah,” jelasnya.
Aulia menerangkan anggaran program tidak disalurkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melainkan langsung kepada masing-masing sekolah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Besaran dana yang diterima disesuaikan dengan jumlah peserta didik berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Menurutnya, seluruh kebutuhan pembiayaan telah dialokasikan sehingga sekolah tinggal menjalankan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Dengan sistem tersebut, proses penyaluran bantuan diharapkan berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.
“Pembiayaan sudah kita siapkan. Penyalurannya melalui sekolah masing-masing sesuai data Dapodik, sehingga setiap siswa memperoleh haknya sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menargetkan distribusi bantuan perlengkapan sekolah dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Evaluasi juga akan terus dilakukan agar pelaksanaan program berjalan optimal dan seluruh siswa menerima manfaat secara merata.
Bupati turut mengimbau para orang tua untuk aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah apabila masih membutuhkan informasi mengenai mekanisme penyaluran bantuan maupun proses penggantian biaya. Ia memastikan sekolah telah menerima petunjuk teknis sehingga dapat memberikan penjelasan kepada wali murid.
“Silakan berkomunikasi dengan pihak sekolah. Program perlengkapan sekolah gratis ini tetap berjalan sebagai bagian dari Kukar Idaman Terbaik, dan kami ingin seluruh anak di Kutai Kartanegara bisa belajar dengan nyaman tanpa terbebani biaya perlengkapan sekolah,” tutupnya.
Reporter: Muhammad Zailany


